Selasa, 29 Juni 2010

Brandy

Brandy, berasal dari bahasa Belanda Brandewijn, adalah sitilah umum untuk minuman anggur hasil distilasi, dan biasanya memiliki kadal etil alkohol sekitar 40-60%. Bahan baku Brandy bukan hanya anggur, melainkan juga Pomace (ampas buah anggur sisa pembuatan minuman anggur) atau fermentasi sari buah. Bila bahan baku tidak ditulis pada label, maka Brandy tersebut dibuat dari buah anggur asli.

Dalam kebudayaan barat, Brandy adalah minuman yang disajikan sesudah makan. Brandy yang dibuat dari minuman anggur biasanya diberi pewarna karamel untuk meniru warna Brandy yang lama disimpan di dalam tong kayu. Brandy dari Pomace atau sari buah biasanya langsung diminum tanpa melalui proses pematangan di dalam tong kayu dan tidak diberi pewarna.


Sejarah

Asal usul Brandy tidak begitu jelas, namun kemungkinan berhubungan dengan perkembangan teknik distilasi. Minuman alkohol yang diminum orang Romawi dan Yunani kemungkinan teknik pembuatannya berasal dari Babilonia Kuno. Brandy yang sekarang dikenal orang, diperkirakan mula diproduksi sejak abad ke-12 dan menjadi populer pada abad ke-14.

Pada mulanya, orang menyuling minuman anggur sebagai salah satu cara pengawetan dan pedagang mudah membawanya. Kemungkinan juga orang jaman dulu menyuling anggur agar volumenya menjadi lebih sedikit, sehingga pajak yang harus dibayar menjadi lebih sedikit. Orang mulanya berpikir, nantinya sebelum diminum, anggur bisa ditambah air lagi. Namun ternyata setelah disimpan di dalam tong kayu, minuman anggur yang dihasilkan menjadi lebih bagus. Selain berkurangnya kadar air, berbagai senyawa aroma terbentuk sekaligus terpecah selama proses distilasi.

Jenis-Jenis Brandy

  • Grape Brandy, distilasi dari hasil fermentasi sari buah anggur. Brandy anggur berasal dari California, Amerika. Merek-merek yang terkenal antara lain : Christian Brother, Coronet, E&J, Korbel, dan Paul Masson.
  • Armagnac, Brndy dari bahan baku anggur asal kawasan Armagnac di barat daya Perancis (Gers, Landes, Lot-et-Garonne). Merek-merek yang terkenal antara lain: Darroze, Baron de Sigognac, Lrressingle, Delord, Laubade, Gelas, dan Janneau.
  • Brandy de Jerez, berasal dari daerh Jerez, Spanyol.
  • Konyak, berasal dari kawsan Cognac di Perancis. Merek-merek yang terkenal antara lain Hine, Martell, Remy Martin, Mennessy, Ragnaud-Sabourin, Delamain, dan Courvoisier.
  • Lourinha, Brandy yang berasal dari kawasan Estremadura, sebelah barat Portugal.
  • Brandy anggur Afrika Selatan adalah Brandy yang dibuat dengan resep yang sama dengan konyak. Penyulingan dilakukan dua kali di ketel dari tembaga, dan disimpan di tong kayu ek paling sedikit selama tiga tahun.
  • Pomace Brandy adalah Brandy dari fermentasi ampas buah, biji, dan tangkai buah anggur sisa pengambilan sari buah anggur.
  • Fruit Brandy adalah Brandy dari sari buah selain anggur, seperti apel, persik, prem, aprikot, ceri, rasberry, dan blackberry. Brandy buah biasanya bening dengan kadar alkohol 80-90 proof, dan biasanya diminum dingin atau dicampur es.

Label Brandy

Brandy mempunyai sistem kelas untuk menunjukkan kondisi dan kualitasnya. berikut kelas-kelas Brandy adalah:

1. A.C. : adalah Brandy yang sudah disimpan di dalam tong kayu selama 2 tahun.

2. V.S. : "Very Special" atau bintang tiga, adalah Brandy yang sudah disimpan di dalam tong kayu selama 3 tahun.

3. V.S.O.P : "Very Special Old Pale" atau bintang 5, adalah Brandy yang sudah disimpan di dalam tong kayu paling sedikit selama 5 tahun.

4. X.O.: "Extra Old", seperti jenis Napoleon atau Vieille Reserve, adalah Brandy yang disimpan di dalam tong kayu paling sedikit selama 6 tahun, tetapi khusus untuk jenis Napoleon paling sedikit selama 4 tahun.

5. Vintage : adalah Brandy yang sudah disimpan di dalam tong kecil hingga sebelum dibotolkan dengan lam penyimpanan ditulis pada label.

6. Hors D'age : adalah Brandy yang sangat tua, biasanya berumur lebih dari 10 tahun dan merupakan kualitas terbaik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar