Tuesday, 6 July 2010

Pisco Sour

Pisco Sour adalah Cocktail berisi Pisco, lemon atau jus jeruk nipis, putih telur , sirup dan regional pahit (seperti pahit Amargo, meskipun pahit Angostura bisa digunakan jika pahit tidak tersedia).

Asal Pisco Sour masih diperdebatkan. Kedua negara Chili dan Peru mengklaim minuman itu. Di kedua negara, lemon yang digunakan adalah apa yang di Amerika Utara disebut Persia kapur, tetapi di Peru hanya disebut Lemon. Di Amerika Serikat, minuman ini biasanya dibuat dengan lemon yang umumnya tersedia seperti Lemon Lisbon atau Eureka. Dengan peningkatan ketersediaan Pisco di luar Amerika, Pisco Sour, seperti Mojito dan Caipirinha telah meningkatkan popularitasnya di Amerika Serikat.

Sejak tahun 2003, Peru memiliki Hari Pisco Sour Nasional yang dirayakan pda akhir pekan pertama bulan Februari.

Sejarah

Sejarah Pisco sendiri berasal dari tahun 1500. Bangsa Spanyol membawa anggur ke wilayah Peru dari Eropa. Namun raja Spanyol melarang anggur di abad ke-17, dan hal itu memaksa penduduk setempat untuk menyusun berbagai jenis alkohol dari anggur itu. Toro Guillermi Lira dalam bukunya "Wings Of Cherubs", Pisco dicampur dengan Lemon di abad ke-18 di dekat Plaza de Toros de Acho, Lima. Itu disebut Punche, dan itu berasal adari kata Punch Pisco yang berisi Pisco, lemon dan nanas di awal 1900.

Pada tahun 1962, Univesidad del Cuyo (Argentina) menerbitkan sebuah cerita berdasarkan "El Comercio de Iquique", dimana hal ini menunjukan bahwa Eliott Stubb adalah pencipta dari Whisky Sour. El Comercio de Iquique adalah surat kabar Peru yang diterbitkan oleh Modesto Molina antara tahun 1874 dan 1879.

Kisah lain menceritakan pelayan kapal Inggris bernama Sunshine. Pada tahun 1872, Elliot Stubb memperoleh izin untuk turun di pelabuhan Iquique, yang merupakan kota di Peru, dengan tujuan untuk menetp di kota itu dan membuka bar. Di bar, dia bereksperimen dengan banyak Aperitif dan minumna yang berbahan dasar Limon de Pica, kapur kecil yang ditanam disebuh Oase penduduk disekitarnya. Dalam rangka menciptakan varietas baru minuman beralkohol, orang Inggris ini bereksperimen dengan berbagai kombinasi untuk membuat minuman yang menyenangkan. Suatu hari, Stubb , mencampur Whisky dengan bahan yang paling baik, kapur dan menambahkan dosis gula. Karena terpeson oleh rasanya yang lezat, ia pun membuatnya menjadi hidangan khas di barnya dan menyebutnya Sour untuk sentuhan asam dari kapur. "Onwards", said Elliot. "it will be my drink of battle, my favorite drink, and it will be called Whisky Sour" (Sour, for the acid of the lemon). Minuman baru ini menyebar ke klub sosial dan bar di seluruh pelabuhan Iquique, dan dari sana menyebar melewati kawasan ini dan ke Britania Raya.

Pada tahun 1884, Iquique menjadi ibukota Chili. Pada tahun 1985, Plat Orestes menceritakan cerita yang sama, mengubah Whisky menjadi Pisco, berdasarkan surat kabar peru El Comercio de Iquique. Namun sebuah sejarah lain menyebutkan bahwa Whisky Sour diberitakan pertama oleh surat kabar yang diterbitkan di Winconsin, Amerika Serikat pada tahun 1870.

No comments:

Post a Comment