Thursday, 28 April 2011

Crème de Banane

Crème de Banane adalah Liqueur rasa pisang berwarna kuning transparan rasa manis dengan kadar alcohol sekitar 17-25% ABV.


Penggunaan

Selain digunakan dalam minuman beralkohol, Crème de Banane juga bisa digunakan dalam memasak.


Memasak

Crème de Banane dapat digunakan sebagai sirup pada hidangan penutup beku atau dalam beberapa hidangan yang dipanggang untuk menambahkan rasa pisangnya.


Minuman

Crème de Banane umunya disukai sebagai campuran untuk Cocktail, tetapi juga merupakan minuman yang menyenangkan diminum langsung dengan es batu karena rasanya yang manis.


Produsen

Banyak perusahaan seperti Marie Brizard, Lucas Bols, dan De Kuyper Royal Distiller of the Netherlans membuat Liqueur; yang dibuat berbasis pada Neutral-Tasting, un-aged grape Brandy, flavored by infusion or maceration.


Resep

Resep Crème de Banane buatan rumah adalah:

  • 2 medium-sized bananas, peeled
  • 1 teaspoon vanilla extract or a 2" length of vanilla bean
  • 1 cup sugar syrup
  • 3 cups vodka


Cara membuat :

  1. Mash the bananas, and add the vanilla and cooled syrup to the vodka.
  2. Shake gently, steep for 1 week. Strain and filter. Drink now, or age 2–3 months for best results.
  3. Double the sugar for "Creme de Banana".
  4. Optional flavorings: a pinch of cloves, a piece of cinnamon stick.


Beberapa Cocktail yang dibuat dengan campuran Crème de Banane adalah:

King Kong Cola

  • Highball glass filled with ice
  • 2 oz Crown Royal
  • 1 oz Crème de Banane
  • Fill glass with cola


Monkey Coke

  • Highball glass filled with ice
  • 1 1/2 oz Crème de banane
  • Fill glass with cola


Bazooka Bubble Gum

  • Highball glass filled with ice
  • 1 oz Southern Comfort
  • 1/2 oz Crème de banane
  • 1/2 oz Granadine
  • Fill glass with milk and stir

Crème de Cassis

Crème de Cassis adalah Liqueur manis merah tua yang terbuat dari Blackcurrant. Beberapa Cocktail yang terbuat dari Crème de Cassis , termasuk Cocktail anggur yang sangat populer, yaitu Kir. Liqueur Crème de Cassis ini adalah minuman favorit detektif fiksi Hercule Poirot.


Asal dan Produksi

Versi modern dari minuman yang pertama kali muncul pada tahun 1841 ini, adalah ketika menggantikan “Ratafis de Cassis”, yang telah diproduksi di abad sebelumnya, yang dibuat dari Blackcurrant yang dihancurkan dan direndam dalam etanol, yang kemudian ditambahkan gula. Sementara Crème de Cassis adalah khusus Burgundy, yang juga dibuat di Luxemburg dan Quebec.

Kualitas Crème de Cassis tergantung pada berbagai macam buah yang digunakan, isi buah, dan proses produksinya. Jika berlabel : Crème de Cassis de Dijon”, maka dijamin itu terbuat dari Berries Commune of Dijon. Sejak tahun 1997, sebuah sindikasi pernah mencoba untu mendaoatkan "Appellation d'Origine Contrôlée" untuk "Crème de Cassis de Bourgogne", yang akan menjamin asal, dan jenis buah serta jumlah buah yang digunakan dalam membuat Crème de Cassis.

Hampir 16 juta liter Crème de Cassis diproduksi setiap tahunnya. Kebanyakan diproduksi di Perancis, yang selain untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri juga diekspor ke luar negeri.

Crème Yvette

Crème Yvette, atau juga disebut Crème d’Yvette, adalah Liqueur eksklusif yang dibuat dari kelopak bunga Parma Violet dan mungkin jug ditambahkan vanilla dan bahan rempah lainnya.. Crème Yvette pernah dibuat oleh Charles Jacquin et Cie di Amerika Serikat, yang membeli merek sebelumnya yang dibuat oleh Sheffield Company of Connecticut. Crème Yvette hampir menjadi mustahil ditemukan setelah produksinya berhenti pada tahun 1969. Liqueur ini, walau bagaimanapun, baru-baru ini telah dibangkitkan kembali oleh Rob Cooper, pencipta Liqueur St. German Elderflower.

Pada musim gugur tahun 2009, 40 tahun setelah berhenti memproduksi, Charles Jacquin et Cie menghidupkan kembali Liqueur tersebut. Menurut Martha Stewart’s Living Magazine, edisi Maret 2010, menyebutkan bahwa :

"Creme Yvette, a 100-year-old violet liqueur, has been rereleased. Blending fresh berries, vanilla, spices, and violet petals, the purple liqueur has an understated sweetness that really comes alive when mixed with sparkling wine."

Banyak yang menyebutkan bahwa Crème Yvette bisa dibuat dengan menggunakan Crème de Violette.

Parfait d’Amour

Type : Liqueur

Manufacturer : Various

Country of Origin : Netherlands

Introduce : 19th century

Colour : Purple

Parfait d’Amour adalah Liqueur berwarna ungu yang sering digunakan dalam Cocktail dan umum dibuat dari bahan dasar Curacao Liqueur.

Parfait d’Amour tampaknya memiliki berbagai bentuk atau format. House of Lucas Bols di Belanda mengklaim sebagai pemilik asli Liqueur tersebuut. Versi mereka muncul berdasarkan bahan yang digunakan dalam Parfait d’Amour adalah berbasis Curacao yang dibumbui dengan kelopak bunga mawar, vanili dan Almond. Marrie Brizard, sebuah penyulingan berbasis Bordeaux, memiliki produk dengan profil rasa yang sama. Bentuk lain, yang diproduksi oleh DeKuyper, menggunakan Spirit sebagai bahan dasarnya, dan ditambahkan juga dengan lemon, ketumbar dan bunga violet.


Ketersediaan

Parfait d’Amour banyak di produksi dan dijual di Perancis dan Belanda, meskipun sekarang diketahui akan tersedia juga di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Yunani, Swedia, Denmark, Finlandia, dan Norwegia. Namun di beberapa kota seperti, Atlantic Canada, Quebec, dan Ontario, Parfait d’Amour tidak dapat ditemukan. Meski dibeberapa provinsi di Kanada lainnya memiliki daftar minuman ini, tetapi tidak muda untuk bisa menemukan Parfait d’Amour di Kanada. Selain itu, Parfait d’Amour juga bisa ditemukan di pulai St. Martin.

Triple Sec

Type : Liqueur

Manufacture : Various

Country of Origin : Angers, France

Introduce : 1849

Alcohol by Volume :12% - 40%

Color : Clear, Golden

Flavor : Orange

Triple Sec adalah jenis Curacao, Liqueur rasa jeruk yang dibuat dari kulit jeruk pahit atau manis yang dikeringkan. Triple Sec ini banyak digunakan dalam minuman campuran dan bahan dari banyak resep yang digunakan sebagai pemanis atau pemberi aroma.


Sejarah

Minuman Spirit diciptakan pada tahun 1849 oleh Edouard Cointreau di Angers, Perancis. Kulit yang dikeringkan dengan dijemur dibawah sinar matahari, kemudian direndam sebelum didestilasi. Kadar alcohol yang terkadung dalam Triple Sec adalah 40%.

Sekarang ini, Triple banyak digunakan campuran dalam mrmbuat Cocktail seperti Margarita. Selain itu, minuman ini juga bisa diminum langsung dengan es batu tanpa dicampur.

Awalnya triple sec bernama Curacao Triple Sec. Tetapi sekarang lebih dikenal dengan Triple Sec saja.


Brands

Berbasis Alkohol

  • Aristocrat
  • Arrow
  • Bandoler
  • Bols
  • Cointreau
  • Combier
  • Cubay
  • DeKuyper
  • Durango
  • Filfar
  • Gaetano
  • Grand Marnier
  • GranGala
  • Hampshire
  • Hiram Walker
  • J. Brandt
  • Llord's
  • Luxardo
  • McGuinness
  • Mandarine Napoléon
  • Mathilde Orange X.O.
  • Meagher's
  • Mohawk
  • Monarch
  • Mr. Boston
  • Patrón Citrónge
  • Potters
  • Paramount
  • Rio Grande
  • Stock
  • Solerno Blood Orange Liqueur
  • Trigo Triple Sec (Puerto Rico)


Non-alcoholic versions

  • Arrow
  • Franco's
  • Rose's
  • Monin
  • Finest Call
  • Stirrings

Tuesday, 26 April 2011

Sake Cocktail

Sake adalah minuman beralkohol khas Jepang yang dibuat dari beras. Dalam Cocktail, sake berfungsi sebagai bahan moderat yang dapat mengurangi kadar alcohol dalam minuman dan pemberi aroma. Sake menjadi semakin populer sebagai variasi dalam Cocktail tradisional sebagai pengganti Vermouth di restoran dan bar kelas atas di Amerika Serikat. Variasi ini kemudian diberi nama baru yang entah bagaimana digabungkan nama Sake ke dalam nama Cocktail asli.



Cocktail Yang Mengandung Sake

  • Caipisake atau Sakerinha – adalah Caipirinha yang sebuat dengan Sake.
  • Duncan MacLeod – mencampur Coca Cola dengan takaran yang sama dengan Scotch Whisky dan Sake di atas es hancur. Diberi nama sesuai dengan karakter fiksi dari seri Highlander, dimana seorang actor (digambarkan sebagai Coca Cola) memainkan peran sebagai orang Skotlandia abadi (The Scotch Whisky) dengan pedang Jepang atau Samurai (The Sake).
  • Nog-a-Sake – Dibuat dari 3 bagian sake, dan 1 bagian Eggnog. Asal-usulnya tidak pasti, tetapi mengacu pada The US Version of The Office dengan karakter Andy Bernard (dimainkan oleh Ad Helms).
  • Gong – Dibuat dari 3 bagian Sake dan 1 bagian Liqueur Pama rasa delima.
  • Sake Screwdriver – Dibuat dengan mencampurkan 2 oz Sake dengan 6 oz jus jeruk. Lalu tuang ke dalam gelas Highball dengan dua atau 3 es batu.
  • Black Samurai -- Dibuat dari 1 bagian Sake, 1 bagian saus kecap, dan disajikan dalam seloki. The Black samurai disebutkan dalam sebuah Novel karangan Laary Niven dan Steven Barnes dengan judul “The Locusts"
  • Sake Bomb
  • Sake Manhattan
  • Saketini
  • Tamagozake

Paloma

Paloma (diambil dari bahasa Perancis yang berarti Dove/merpati) adalah Cocktail berbahan dasar Tequila, paling sring dibuat dari campuran Tequila dan soda rasa jeruk bali seperti Spirit dan disajikan dengan es batu dan dihias dengan irisan jeruk nipis. Jika diinginkan, bisa juga melumuri tepi gelas dengan garam.

Sebagai alternative, bisa juga mengganti jeruk bali dengan jus jeruk bali merah atau jeruk bali putih yang segar (Jugo de Toronja), soda (bisa juga ditambah gula), dan perasan jeruk nipis segar.

Paloma adalah Cocktail Tequila paling populer di Meksiko.

Dalam hal Cocktail dari Tequila yang menyegarkan, patinya Paloma ini ada pada urutan paling atas dan menjadi Cocktail favorit di Meksiko. Paloma ringan, minuman buah yang meruap dan merupakan salah satu minuman dari Tequila yang paling halus (ringan) di sana. Hampir semua Blanco Tequila dikombinasikan dengan jeruk bali dan juga bisa digunakan jus jeruk bali dan percikan soda bukannya soda jeruk seperti Squirt.


Bahan-Bahan

  • 2 oz Blanco atau Reposado Tequila.
  • 6 oz fresh Grapefruit soda.
  • ½ oz lime juice.
  • Salt for rimming (optional).


Penyajian

  1. Rim a Collins glass with salt.
  2. Fill the glass with ice and add the Tequila and lime juice.
  3. Tip it off with grapefruit soda.

Flaming Volcano

Flaming Volcano adalah Cocktail tropis untuk kelompok besar yang terbuat dari Rum, Brandy, jus nanas, sirup lmond, dan kadang-kadang ditambah dengan bahan lainnya. Flaming Volcano biasanya dibuat sebagai minuman multiuser, disajikan untuk sekelompok orang dalam sebuah bejana yang dikenal sebagai Volcano Bowl, yang merupakan sebuah mangkuk hias yang terbuat dari keramik (biasanya dapat menampung kapasitas sekitar 950 ml), yang dirancang dengan meningkatkan pusat fitur yang biasanya menyerupai sebuah kerucut gunung api. Kerucut yang kedua, jauh lebih kecil dari lubang yang di tengah atau “Crater” (kawah) yang sebagian diisi dengan Rum atau Liquor dengan alcohol tinggi lainnya yang mudah terbakar. Liquor “Crater” kemudian dinyalakan, menciptakan seperti gunung api, dengan pusat api berwarna biru. Pusat api ini dapat ditafsirkan sebagai simbolis dan sumblimally yang memberi kesan spiritual atau kesatuan emosi antara mereka yang ikut serta dalam komunitas minuman.

Flaming Volcano biasanya disajikan pada sekelompok antara dua orang atau lebih dengan satu set sedotan berwarna yang sangat panjang untuk menciptakan suasana meriah, untuk memudahkan meminumnya dari jarak yang nyaman, untuk menghindari kepala saling berbenturan, dan untuk keamanan dari api, yang bisa menyebabkan rambut peminumnya terbakar jika membungkuk terlalu dekat dengan pusat api ketika meminumnya.


Sejarah dan Popularitas

Konon, Flaming Volcano telah ada di Hawaii antara tahun 1950-an sampai 1960-an. Klaim lainnya datang dari Chilie selama masa Augusto Pinochet. Sejak saat itulah, Flaming Volcano memperoleh popularitas di Amerika Serikat dan seluruh dunia.


Cara Membuat dan Variasi

Bahan-bahan yang biasa digunakan dalam membuat Flaming Volcano adalah:

  • 1 oz Light Rum
  • 30 ml Brandy
  • 30 ml Rum atau bisa juga menggunakan Bacardi 151)
  • 120 ml Orange juice
  • 60 ml Lemon juice, unsweetened
  • 60 ml Almond flavored syrup.

Campurkan semua bahan dengan dua sendok es yang telah dihancurkan ke dalam blender, campur sebentar, lalu tuangkan ke dalam Volcano Bowl.Tuangkan beberapa Rum ke dalam pusat Volcano Bowl, lalu nyalakan. Untuk hiasannya , irisan jeruk atau nanas dan masukan ke tepi Volcano Bowl; bisa juga menambahkan buah cerry ke dalam minuman utama. Setiap resep harus disesuaikan dengan ukuran wadahnya.

Bahan utama Flaming Volcano biasanya adalah Rum (banyak jenis Rum yang bisa digunakan), biasanya ditambahkan juga Brandy, tetapi Vodka dan bahkan Gin pun dalam beberapa resep dikatakan bisa ditambahkan dalam membuat Flaming Volcano. Minuman keras beraroma Rum seperti Malibu Rum mungkin bisa diganti sesuai selera, Beberapa versi juga ada yang menambahkan Triple Sec pada bagian atasnya.

Monday, 25 April 2011

Polar Bear

Polar Bear, After Eight atau Peppermint Paddy (plesetan dari Peppermint Pattie) adalah Cocktail cokelat mint yang rasanya seperti York Peppermint Pattie atau After Eight Water. Cocktail Polar Bear ini biasanya terbuat dari campuran Crème de Cacao, Peppermint Schnapps, meskipun sangat populer menggantinya dengan Crème de Menthe.


Cara Membuat

Cocktail Polar Bear biasanya disajikan dingin di dalam Shot Glass (seloki). Bahan-bahan khasnya adalah :

  • 1 oz. Crème de Cacao Liqueur
  • 1 oz. Peppermint Schnapps Liqueur

Resep yang paling populer adalah dengan mengocok semua bahan dengan es yang hancur dan disajikan dengan daun mint sebagai hiasannya. Cocktail Polar Bear ini juga bisa disajikan dalam gelas seloki tanpa es atau dengan es batu (on the rocks).


Variasi

  • Polar Bear #2 – Dibuat dengan 3 oz Vodka, 1 oz Blue Curacao dan soda 7-Up.
  • Polar Bear #3 – Versi alternative yang dibuat dengan 3 oz Vodka, 1 oz air jeruk nipis, dan 7-Up.
  • Polar Bear #4 – Variasi Polar Bear yang menggunakan Crème de Cacao dan Crème de Menthe. Ini bisa dibuat berlapis atau dibuat dalam Cocktail Shaker.
  • Polar Bear Cooler – Dibuat dengan menggunakan 2 oz Dark Rum, 1 oz Red Vermouth, 1 oz air jeruk nipis, ½ jus jeruk, dan 3 ½ oz 7-Up. TUang ke dalam gelas Collin yang diisi dengan es dan ditambahkan lemon. Hiasi dengan irisan jeruk dan cery. Sajikan dengan sedotan.
  • Polar Bear in a Blizzaed – Dibuat dengan 1 oz Ehite Chocolate Cream Liqueur, 1 oz Peppermint Schnapps Liqueur dan 1 oz Vodka.
  • Polar Bear Drink – Dibuat dengan 1 seloki Vodka, 1 seloki Blue Curacao dan sisanya diisi dengan Sprite hingga penuh.

Grasshopper

Grasshopper adalah minuman beralkohol manis, beraroma mint, dan dikonsumsi setelah makan malam. Nama minuman ini berasal dari warna hijau yang dihasilkan dari Crème de Menthe. Minuman ini konon berasal dari Tujague, sebuah bar di French Quarter of New Orleans, Louisiana, dan menjadi populer selama tahun 1950-an dan 1960-an di seluruh Amerika Selatan.

Ada sebuah lelucon terkenal mengenai minuman Grasshopper ini, yakni : "a Grasshopper walks into a bar and hops up into the counter. The bartender says, 'we have a drink named after you'. The Grasshopper replies, 'You have a drink named a Carl?"'


Komposisi

Cocktail Grasshopper umunya mengandung takaran yang sama antara Crème de Menthe, Crème de Cacao, dank rim segar, yang dikocok dengan es dan disaring je dakan gelas Cocktail dingin.


Variasi

Vodka atau Flying Grasshopper adalah variasi dari Cocktail Grasshopper yang mengganti krim segar dengan Vodka. Sedangkan Brown Grasshopper adalah variasi Cocktail Grasshopper yang memasukan kopi ke dalam campurannya.

Di Negara bagian Amerika Serikat , khususnya Wisconsin, Grasshopper adalah jenis Cocktail yang menggunakan es krim sebagai pengganti krim. Selain itu, juga dikenal Grasshopper Milkshake, yang mengandung Mint Chocolate Chip Ice Cream, susu dan Crème de Menthe. Variasi ini dicampur dan disajikan dalam gelas tinggi dan dihiasi dengan krim atau taburan kue sandwich cokelat.

Chambord

Chambord Black Raspberry Liqueur diilhami dari Raspberry Liqueur yang diproduksi di Lembah Loire di Perancis pada akhir abad ke-17. Minuman keras itu (Liqueur) dikatakan telah diperkenalkan kepada Louis XIV dalam salah satu kunjungannya ke Château de Chambord. Pada waktu itu Liqueur dan Cognac umum dikonsumsi dengan makanan yang mewah.

Chambord terbuat dari Raspberries, Blackberries, Madagascar Vanilla, kulit jeruk Maroko, madu dan Cognac untuk menciptakan Liqueur Black Raspberry yang alami.

Chambord dibuat di sebuah tempat tradisional Loire Valley Chateau, dengan menggunakan bahan-bahan yang alami. Semua Raspberries dan Blackberries direndam dalam minuman Spirit Perancis selama beberapa minggu untuk mendapatkan infusi yang kaya buah. Proses infusi ini menghasilkan rasa Raspberry yang alami dan aroma yang berbeda.

Setelah infuse diekstraksi, lapisan kedua dari minuman Spirit ditambahkan kedalam buah dan dibiarkan selama beberapa minggu. Setelah infuse kedua ini selesai, sisa buahnya ditekan untuk memperoleh gula alami dan jus buahnya. Spirit buah Infusi dan jus dari hasil penekanan tersebut kemudian digabungkan, dan akhirnya, infuse Berry menyatu dengan campuran Cognac dan ekstrak vanili alami, Black Raspberry, kulit jeruk, masu dan bumbu serta rempah lainnya, Liqueur ini mengandung kadar alcohol sebesar 16.5% ABV.

Chambord dikemas dalam botol yang bulat. Sampai pertengahan 2010, botol plastik dengan huruf emas metalik disekitar tengahnya, digunakan, dan sebuah mahkota di atas tutupnya. Model botol dibuat setelah Globus Cruciger, yang mencerminkan hubungan kerajaan Chambord. Botol itu didesain ulang pada debutnya di pasaran Amerika Serikat pada musim panas 2010, dengan modifikasi pada tutupnya, sabuk dan elemen lain untuk menarik khalayak kontemporer. Desing ulang untuk botol Liquer semakin dilengkapi dengan perluasan produk pertama Chambord dengan rasa Vodka.

Minuman yang umum dibuat dari Chambord diantaranya adalah termasuk Raspberry Margarita, French Manhattan, Butler Miller (Chambord Vodka Gimlet), Kir Imperial, (Chambord and Champagne), Chambord Daiquiri, Chambord Royal Spritzler, Little Purple Man, The Purple Hoter Shooter, Sour Grapes, Black Opal, Peanut Butter and Jelly (Frangelico atau Castries Peanut Cream), Grape Crush, French Martini which started the ‘Cocktail as a Martini’ craze, “The Blood of Christ”.

Sangat direkomendasikan bahwa setelah botol dibuka maka Chambord harus dikonsumsi dalam waktu enam bulan agar rasanya optimal.

Friday, 22 April 2011

Screwdriver

Screwdriver adalah minuman jenis highball populer yan dibuat dari jus jeruk segar dan Vodka. Terkadang juga disebut “Vodka and Orange”. Ada banyak variasi minuman yang hanya memiliki dua bahan dasar, dan juga memiliki beberapa nama yang dapat ditemukan di seluruh dunia.

Referensi tertulis paling awal yang ditemukan untuk Screwdriver ditemukan pada edisi 24 Oktober 1949 majalah Time :

“In the dimly lighted bar of the sleek Park Hotel, Turkish intelligence agents mingle with American engineers and Balkan refugees, drinking the latest Yankee concoction of vodka and orange juice, called a 'screwdriver'.”

Minuman ini mendapat nama Screwdriver karena seorang insinyur Amerika diam-diam menambahkan Vodka pada jus jeruk kaleng dan mencampurnya dengan cara diaduk dengan menggunakan obengnya (Screwdriver dalam bahasa Indonesia berarti obeng).


Variasi Minuman

  • The Poor Man’s Screwdriver – Dengan mencampurkan satu bagian Vodka dan dua bagian jus jeruk, seperti Tang.
  • Hi-Fi – Mengganti jus jeruk dengan air soda jeruk.
  • Fuzzy Cosmonaut atau Tang Banger – Mengganti jus Jeruk dengan Tang (sejenis minuman).
  • Samerreto – Untuk membuat minuman keras yang lebih cocok dengan Liqueur sering ditambahkan Amaretto.
  • Harvey Wallbanger – Variasi Screwdriver dengan memmercikan Galliano di atasnya.
  • Sloe Screw – Dalam beberapa kasus sering ditambahkan Sloe Gin sebagai bagian dari minuman ini. Jika disajikan dalam gelas yang tinggi maka disebut “Long Sloe Screw”. Jika menambahkan Southern Comport maka akan menciptakan minuman dengan nama “Sloe Comportable Screw” dan jika yang ditambahkan adalah Gilliano (seperti pada Wallbanger) maka disebut “Sloe Screw Againts The Wall”
  • Fuzzy Screw – Campuran antara Vodka, Peach Schnapps (buah persik), dan jus jeruk.
  • Anita Bryant – Mengganti jus jeruk dengan jus apel, hal ini mengacu pada pemboikotan terhadap The Florida Citrus Commission yang dimulai pada tahun 1976.
  • Sonic Screwdriver – mencampurkan Vodka dengan Blue Jones Soda. Variasi lain dari Sonic Screwdriver adalah dengan mencampurkan Vodka dengan Liqueur rasa jeruk Blue Curacao dan atau jus jeruk.
  • Pile Driver – Campuran antara Vodka dengan jus Prum.
  • Brass Monkey – Variasi Screwdriver dengan menambahkan Black Rum.
  • Mimosa – Koktail yang sama, tetapi mengganti Vodka dengan Champagne.
  • Electric Screwdriver – Menggunakan Vodka dan Tequila dengan takaran yang sama, jus jeruk dan minuman berenergi.

Bloody Mary

Bloody Marry adalah koktail popular yang mengandung Vodka, jus tomat, dan bahan lainnya atau penyedap seperti saus Worcestershire, saus Tobasco, kaldu sapi atau Bouillon, lobak, seledri, minyak zaitun, garam, lada hitam, cabe rawit, air jeruk nipis, dan Celery Salt.

Sejarah

Asal-usul Bloody Mary masih diperdebatkan. Dikatakan bahwa Fernand Petiot menemukan minuman ini pada tahun 1921 ketika ia berkerja di sebuah bar di New York, yang kemudian menjadi Harry’s New York Bar, sebuah tempat nongkrong Ernest Hemingway dan kaum ekspatriat Amerika, di Paris, Perancis. Cerita lainnya mengatakan bahwa awalnya Bloody Mary diciptakan oleh George Jessel sekitar tahun 1939. Pada tahun 1939, Lucius Beebe, menulis dalam kolom gosipnya “This New York”, salah satu referensi awal di Amerika Serikat untuk minuman ini, bersama dengan resep aslinya, menyebutkan bahwa : “George Jessel’s newest pick-me-up which is receiving attention from the town’s paragraphers is called a Bloody Mary: half tomato juice, half vodka.”

Menurut seorang bartender dari Hotel St. Regis di New York City, Fernand Petiot menciptakan Red Snapper yang merupakan nama yang berkenal untuk Bloody Mary di St. Regis pada tahun 1934. Dalam resep itu tidak menyebutkan adanya penggunaan lobak.

Beberapa mengklaim bahwa Fernand Petiot membenarkan bahwa George Jessel adalah yang pertama kali menciptakan minuman dan ia juga yang memberikan namanya, dan bahwa Petiot hanya menambahkan rempah-rempah ke dalam Vodka rasa original dan jus tomat. Berdasarkan kutipan dari majalah The New Yorker pada bulan Juli 1964, menyebutkan bahwa :

“I initiated the Bloody Mary of today,” he told us. “Jessel said he created it, but it was really nothing but vodka and tomato juice when I took it over. I cover the bottom of the shaker with four large dashes of salt, two dashes of black pepper, two dashes of cayenne pepper, and a layer of Worcestershire sauce; I then add a dash of lemon juice and some cracked ice, put in two ounces of vodka and two ounces of thick tomato juice, shake, strain, and pour. We serve a hundred to a hundred and fifty Bloody Marys a day here in the King Cole Room and in the other restaurants and the banquet rooms.”


Asal-Usul Istilah

Julukan Bloody Mary dikaitkan dengan sejumlah tokoh sejarah, khususnya Ratu Mary I dari Inggris, dan perempuan fiksi lainnya, terutama dari cerita rakyat. Dipercaya bahwa inspirasi dalam penamaan Bloody Mary adalah seorang bintang Hollywood, Mary Pickford. Sebelumnya, Koktail sama berwarna merah yang mengandung Rum, Grenadine, dan Maraschino (Cherry) telah dinamai menurut namanya. Sumber lain melacak nama seorang pelayan bernama Mary yang berkerja di sebuah bar di Chicago yang disebut “ The Bucket of Blood.

Pada tahun 1934, koktail yang disebut “Red Snapper” di Hotel St. Regis, dimana saat itu Petiot bekerja di sana. Di sini lah saus Tobasco ditambahkan ke dalam minuman Bloody Mary yang akhirnya membuat Bloody Mary menjadi terkenal. Pada tahun 1960, Bloody Mary menjadi populer disajikan dengan menambahkan seledri oleh seorang tamu di The Pump Room di Hotel Ambassador East di Chicago. Nama Bloody Mary ini mungkin mengacu pada warnanya yang seperti darah.


Cara Pembuatan Dan Penyajian

Bloody Mary dihiasi dengan lemon, seledri, minyak zaitun, keju, dan Cold Cut. Disajikan dalam Pint Glass yang berisi es batu. Kadang-kadang Bloody Mary digunakan untuk menghilangkan rasa mabuk, jika disajikan di pagi hari. Meskipun tidak ada banyak kompleksitas dalam mencampurkan Vodka dan jus tomat, versi yang lebih rumit dalam membuat minuman ini telah menjadi merek dagang pra bartender pembuatnya. Sebuah hiasan yang umum digunakan adalah batang seledri jika menggunakan gelas yang tinggi, biasanya di atas es. Bloody Mary juga bisa disajikan untuk para penggila bir, meskipun hal ini bervariasi dari satu tempat dengan tempat lainnya.


Bahan-Bahan

Berikut ini adalah resep Bloody Mary yang diajarkan di New York School of Bartending :

  • 1 oz. to 1 ½ oz. (30-45 ml) Vodka in Highball glass filled with ice.
  • 1 dash celery salt
  • 1 dash ground black pepper
  • 1 dash Tobasco sauce
  • 2-4 dashes Worcestershire sauce
  • 1/8 tsp. horseradish (pure, never creamed)
  • Dash of lemon or lime juice
  • Garnish with celery stalk

Membuat Bloody Mary bisa dikocok atau diaduk perlahan,terserah sesuai selera. Hiasi dengan batang seledri, buah zaitun yang ditusuk, acar, wortel, jamur atau sayuran lainnya, atau bahkan juga bisa daging atau ikan (Salami atau udang) dan keju. Kadang-kadang acar asparagus, atau acar kacang pun juga bisa digunakan.

Kemas Bloody Mary untuk mengkombinasikan campuran rasa pedasnya, komponen non alcohol dari Bloody Mary tersedia secara komersial.


Variasi

Variasi Dengan Alkohol

  • Bloody Bishop – menambahkan Sherry dengan takaran yang sama dengan Vodka.
  • Bloody Cab – Mengganti atau menambahkan Cabernet Sauvignon ke dalam Vodka.
  • Bloody Fairy, Red Fairy – Mengganti Vodka dengan Absinthe.
  • Bloody Geisha, Bloody Ninja – Mengganti Vodka dengan Sake.
  • Bloody Hogger – Mengganti Vodka dengan Bacon Vodka.
  • Bloody Margaret – Mengganti Vodka dengan Gin.
  • Bloody Marghiola – Mengganti Vodka dengan Tuica (Romania).
  • Bloody Maria Mengganti Vodka dengan Tequila.
  • Bloody Maro – Mengganti Vodka dengan Chacha.
  • Bloody Marijuana – Mengganti Vodka dengan Green Dragon.
  • Bloody Maureen – Mengganti Vodka dengan Guinness.
  • Bloody Molly – Mengganti Vodka dengan Irish Whiskey.
  • Bloody Murder – Mengganti Vodka dengan Gin, Worcestershire Sauce diganti dengan Black Vinegar, Horseradish diganti dengan Wasabi, disajikan dengan tomat cery yang ditusuk denan pengaduk pedang dari plastik.
  • Bloody Murray – Mengganti Vodka dengan Tequila atau Blurry Murray.
  • Bloody Pari – Mengganti Vodka dengan Arak (Aragh-e Sagi).
  • Bloody Philip – Mengganti Vodka dengan Thailand Lao Khao (sejenis White Liqueur) dengan kadar alcohol 80 proof, hasil distilasi dari beras, menggantikan Vodka dalam takaran yang sama.
  • Bloody Pirate, Cubanito – Mengganti Vodka dengan Dark Rum. Yang kemudian variasi ini biasa ditemukan pada menu di Havana, Kuba.
  • Bloody Scotsman – Mengganti Vodka dengan Scotch.
  • Brown Mary atau Whiskey Mary – Mengganti Vodka dengan Whiskey.
  • Danish Mary atau Mary Dane – Mengganti Vodka dengan Akvavit.
  • Michelada Clementina (Chelada) – Mengganti Vodka dengan Bir Meksiko, biasanya dibumbui dengan sedikit saus Worcestershire dan saus Maggi serta saus Tobasco. Biasanya proporsi bir sama dengan jus tomat.
  • Red Eye, Calgary Red Eye, or Saskatchewan Red Eye – Vodka diganti dengan bir tradisional, takaran yang sekarang digunakan adalah mencampur Clamato dengan jus tomat dengan jumlah 50/50.
  • Red Hammer – Selama tahun 1950-an di daerah timur laut Amerika Serikat. Saat Vodka sedang langka. Gin lebih dikenal sebagai campuran dalam Bloody Mary. Dan saat Vodka kembali tersedia di daerah tersebut, Bloody Mary yang berbahan dasar Vodka tradisional untuk sementara waktu dikenal dengan sebutan Red Hammer.
  • Ruddy Mary – Mengganti Vodka dengan Gin.
  • Virgin Mary, Bloody Shame, atau Bloody Virgin – tanpa menggunakan alcohol; istilah yang kedua umum digunakan digunakan di Australia.


Variasi Dalam Pencampuran

  • Bull Shot – Kaldu sapi atau kaldu daging sapi di tempatkan dalam jus tomat. Juga berisi garam, merica, air jeruk nipis, saus Tobasco dan saus Worcestershire.
  • Caesar, Bloody Caesar, Bloody Clam, Clam Digger, Red Wings or Clammy Mary – Mengganti jus tomat dengan Clamato, sangat populer di Kanada daripada Bloody Mary tradisional.
  • Commander White – Mengganti jus tomat dengan jus nanas.
  • Bloody Bull – Beef Bouillon dan jus tomat. Minuman asli di restoran Brennan di New Orleans dan tersedia juga di Commander’s Palace, seperti Brennan Family Restaurants lainnya.
  • Bloody Demitri – Dibuat dengan bumbu Demitri Bloody Mary. Dengan menambahkan bumbu tersebut ke dalam jus tomat dan Vodka, lalu lumuri tepiannya dengan garam, pickled peppers, dan sepotong daging asap.
  • Bloody Eight atau Eight Bull – Mengganti jus tomat dengan V8, atau keduanya dicampurkan dengan takaran yang sama.
  • Bloody LeRoy – Mengganti jus tomat dengan saus Barbekyu. Jenis ini diciptakan oleh Pendeta Horton Heat dan Gibby Haynes selama melakukan perekaman The Full Custom Gospel Sound of the Reverend Horton Heat, yang mana telah Haynes produksi.
  • Bloody Mariyaki – Dibuat dengan saus Teriyaki bukan dengan saus Worcestershire.
  • Bloody Shogun – Bahannya sama seperti Bloody Mary, tetapi mengganti Horseradish dengan Wasabi. Jenis ini diciptakan oleh Jay Buttel dan Mike “Double Nipple” Neville.
  • Bloody Wilbur – Dibuat dengan J. Wilbur Bloody Mary Flavoring, jus tomat dan Vodka, lalu dihias dengan tulang iga bakar.


Variasi Dalam Format Minuman

  • Frozen Bloody Mary – Diblender dengan es.
  • Bloody Margaret – Sama seperti Frozen Bloody Mary, tetapi ditambahkan susu atau krim dan disajikan seperti Margarita, dengan batang seledri dan atau udang. Virgin Margaret adalah minuman musim panas yang terinspirasi oleh Orange Julius.
  • Flaming Bloody Mary – Sejumlah kecil 151 Rum ditambahkan dibagian atas yang kemudian dibakar, biasanya disajikan pada saat musim dingin.
  • Flaming, Frozen Bloody Mary -- Fozen Bloody Mary yang diatasnya di tuangkan 151 Rum lalu dibakar. Versi ini juga sering disebut “Bloody Fire and Icea”. Harus menggunakan gelas dari keramik untuk menghindari gelasnya pecah.
  • Bloody Marynara – Menggunakan bahan yang sama seperti Bloody Mary tradisional, hanya mengganti dengan bahan yang umum dijual di toko, yaitu dengan mengganti jus tomat dengan Marinara.
  • Baja Style Bloody Mary – Versi lain dari Bloody Mary yang mengandung Vodka dan atau Tequila, air jeruk nipis, Clamato, saus pedas, Another variation on the bloody mary contains vodka and/or tequila, lime juice, Clamato, hot sauce, worcestershire, salt, and vegetables. Vegetables used include onions, cilantro, olives, and celery, Worcestershire, garam dan sayur-sayuran. Sayuran yang biasa digunakan adalah bawang merah, ketumbar, buah zaitun dan seledri.


Jenis Lainnya

  • Bloodless Mary – Bloody Mary yang tidak menggandung jus tomat.
  • Screw Mary – Menambahkan Vodka dengan takaran yang sama, just jeruk dan jus tomat atau V8, dan rempah-rempah secukupnya.
  • Bloody Mary-land or Crabby Mary – Mengganti Celery Salt dengan 2 strip Old Bay Seasoning.
  • Slutty Mary – Versi Bloody Mary yang menggunakan sosis sebagai Garnish (hiasan) atau dengan menambahkan ekstra Vodka.
  • Bloody Milo – Menambahkan air, susu dan Milo yang telah dipotong saat disajikan pada ekstraksi.

Wednesday, 20 April 2011

Blue Hawaii

Blue Hawaii adalah Koktail Tropis (tropical Cocktail) yang dibuat dari Rum, jus nanas, Blue Curacao, campuran manis dan asam, dan kadang juga memakai Vodka. Seharusnya tidak bungung dengan nama cocktail yang mirip Blue Hawaii yang mengandung krim kelapa malah terasa campuran anatara manis dan asam dan tidak menggunakan Vodka.


Sejarah Dan Popularitas

Blue Hawaai diciptakan pada tahun 1957 oleh Harry Yee, legenda kepala bartender dari Hilton Hawaiian Village di Waikiki, Hawaii. Ketika itu seorang perwakilan penjualan dari penyulingan Bols Belanda memintanya untuk membuat minuman yang menampilkan warna biru dari Liquer Curacao mereka. Setelah bereksperimen dengan beberapa variasi ia pun menetapkan satu versi yang agak berbeda dari versi yang sekarang dikenal, tetapi dengan penampilan warna warna biru, irisan nanas dan payung koktail (cocktail umbrella).

Nama Blue Hawaii secara tidak langsung berhubungan dengan film Elvis Presley tahun 1961 dengan nama yang sama, dan tampaknya bukan berasal dari judul lagu film itu, sebuah hit yang dibuat oleh Leo Robin untuk Bing Crosby pada tahun 1937 dalam film Waikiki Wedding. Saat itu Yee yang memberi nama minuman itu, sama dengan film dan lagu, banyak minuman Tropis lainnya yang telah ia ciptakan, berserta Tiki Bars seperti Trader Vic, yang telah banyak mempopulerkan budaya Tiki Faux Hawaii, baik itu di Hawaii sendiri ataupun di pulau utama. Era itu segera setelah pra-kenegaraan, saat oleh kebanyakan orang Amerika menganggap Hawaai sebagai taman bermain untuk orang-orang kaya. Pariwisata dan pembangunan sudah dilakukan secara signifikan, tetapi semu berpusat di Waikiki dan sekarang hanya sebagian kecil. Sekitar 100.000 wisatawan per tahun yang mengunjungi Hawaii, bandingkan dengan sekarang yang bisa mencapai 7 juta wisatawan.


Cara Membuat dan Variasi

Blue Hawaii adalah jenis minuman yang disajikan dengan es batu. Seperti kebanyakan minuman tropis, ada banyak variasi dalam pembuatan, penyajian dan bahan-bahannya. Oleh karena itu, sering dicampur (diblender) dengan es, seperti Margarita, untuk disajikan sebagai Frozen Cocktail. Ada banyak variasi dalam penggunaan gelas untuk Blue Hawaii, dimana semakin aneh bentuk gelasnya maka semakin baik : Tiki Mugs, Cocktail Glasses, Parfait Glasses atau carved out kelapa atau nanas.

Menjadikan Liqueur sebagai dasar biasanya menggunakan Rum tetapi bisa juga mengganti dengan sebagian atau seluruhnya dengan Vodka, tergantung dengan selera. Demikian juga, rasa Rum atau Vodka seperti Malibu Rum dapat menggantikan krim kelapa, atau rasa kelapa mungkin bisa hilang sepenuhnya (santan kelapa adalah produk yang sangat berbeda, tidak bisa digunakan). Bahkan terkadang jus nanas dihilangkan demi mengeluarkan campuran rasa asamnya. Satu-satunya yang tetap digunakan, sebenarnya, adalah namanya dan Blue Curacao.

Karena mudah dan murah dalam membuatnya, Blue Hawaii sering kali disajikan sebagai Punch. Blue Hawaii sangat sederhana, satu atau dua botol Light Rum rasa polos, satu botol Blue Curacao, satu kaleng jus nanas, dan es, dicampur bersama dalam sebuah gelas besar. Blue Hawaii bersifat musiman, sering kali dianggap sebagai minuman musim panas atau minuman yang cocok di musim panas. Kadang-kadang, karena mengandung jus nanas yang berwaarna kuning, Blue Hawaii terlihat menjadi berwarna hijau yang indah.

Agent Orange


Type : Cocktail
Primary Alcohol by Volume : Vodka

Served : On the rock; poured overice

Standard Garnish : None

Standard Drinkware : Old Fashioned Glass

Commonly Used Ingredients : 5 cl (1 part) Vodka

15 cl (3 part) Carrot Juice

Preparation : Mix in an old fashioned glass with ice and serve.


Agent Orange adalah minuman Wiski yang dibuat dari campuran antara jus wortel dan Vodka. Agent Orange hanya terdiri dari dua bahan dan pertama kali diperkenalkan di kompetisi koktail tahun 2007 "San Mateo Country Fair’s" yang diadakan di San Mateo, California. Agent Orange berhasil memenangkan penghargaan pada kompetisi itu untuk kategori "Best New Cocktail of Fair". Sejak tahun 2007, Agent Orange telah menjadi minuman local favorit yang ditawarkan di hotel-hotel di seluruh area Teluk San Francisco. Karena pada umumnya Agent Orange ini menggunakan jus wortel organic dan Svedka Vodka sebagai komponen utama, biasanya Agent Orange hanya tersedia di hotel-hotel yang menyediakan jus organik

Piña Colada

Pina Colada adalah sejenis Cocktail berbahan dasar Rum manis yang dibuat dari Rum, krim kelapa dan jus nanas, biasanya disajikan dengan cara dikocok atau diaduk dengan es. Pina Colada bisa diberi hiasan dengan irisan buah nanas atau ceri ataupun keduanya. Pina Colada telah menjadi minuman keras resmi Puerto Rico sejak tahun 1978.


Asal

Pina Colada diperkenalkan pada 16 Agustus 1954 di Bar Caribe Hilton's Beachcomber di San Juan, Puerto Rico yang diduga diciptakan oleh Ramon "Monchito" Marrero. Tampaknya, manajemen hotel dengan cepat meminta Monchito untuk membuat minuman jenis baru yang akan memenuhi selera pelanggan. Monchito meneriman tantangan itu, dan setelah secara intens selama tiga bulan, mencampur, mengocok dan bereksperimen, akhirnya Pina Colada pertama pun lahir. Cerita ini lebih masuk akal karena Pina Colada mengandung Krim kelapa sebagai bahan utamanya, dan krim kelapa "Coco Lopez" (yang menjadi pelopor) ditemukan pada tahun 1954 di University of Puerto Rico oleh Ramon Lopez Irizarry. Cerita ini dikonfirmasi oleh Jose L. Diaz De Villegas dalam bukunya "Puerto Rico La Gran Cocina Del Caribe"

Cerita Lainnya

Ceritanya berawal pada tahun 1800-an, Seorang bajak laut Puerto Rico, Roberto Cofresi (alias "El Pirata Cofresi), untuk meningkatkan moral anak buahnya dia memberi mereka minuman beralkohol atau koktail yang mengandung kelapa, nanas, dan rum putih. Yang kemudian dikenal sebagai Pina Colada. Dengan kematiaannya pada tahun 1825, resep Pina Colada pun menghilang.

Barrachina, sebuah restoran di Puerto Rico, juga mengklaim sebagai tempat lahirnya Pina Colada. bahkan restoran itu membuat sebuah tanda peringatan seperti piagam. Cerita menurut versi ini adalah sebagai berikut:

In 1963, on a trip to South America Mr Barrachina met another popular Spaniard and bartender Mr. Ramon Portas Mingot. Don Ramon has worked with the best places in Buenos Aires and associated with 'Papillon' the most luxurious bar in Carcao and was also recognized for his cocktail recipe books. Pepe Barrachina and Don Ramon developed a great relationship. While working as the main bartender at Barrachina (a restaurant in Puerto Rico), Ramon mixed pineapple juice, coconut cream, condensed milk and ice in a blender, creating a delicious and refreshing drink, known today as the Piña Colada.


Refernsi tua yang ada pada New York Times untuk minuman yang disebut Pina Colada yang mengandung Rum, krim kelapa dan jus nanas, muncul pada edisi 16 April 1950, yang menyatakan bahwa:

Drinks in the West Indies range from Martinique's famous rum punch to Cuba's pina [sic] colada (dark rum, pineapple chunks and coconut milk). Key West has a variety of lime swizzles and punches, and Grenadians use nutmeg in their rum drinks.


Referensi awal yang diketahui untuk minuman khusus yang disebut Pina Colada dari majalah Travel muncul pada edisi 1922, yang menyebutkan bahwa:

But best of all is a piña colada, the juice of a perfectly ripe pineapple—a delicious drink in itself—rapidly shaken up with ice, sugar, lime and Bacardi rum in delicate proportions. What could be more luscious, more mellow and more fragrant?

Kutipan diatas menggambarkan minuman tanpa kelapa, Pina Colada yang asli hanya mengandung jus nanas segar yang disajikan dengan disaring (Colada) atau pun tanpa disaring (Sin Solar). Kemudian ini berkembang menjadi minuman dari Rum, yang akhirnya berubah menjadi muniman yang kita kenal sekarang.

Pegawai Hilton kelahiran Barcelona Ricardo Garcia mengklaim telah menemukan minuman itu secara tak sengaja pada tahun 1954. Rumor yang beredar mengatakan bahwa ketika Garcia bekerja di Caribea Hilton di San Juan de Puerto Rico, serikat para pemotong kelapa memutuskan untuk mogok kerja. Hingga saat itu, minuman Puerto Rico yang menjadi pilihan populer adalah Coco-Loco, campuran dari santan, Rum dan krim kelapa yang disajikan di dalam batok kelapa segar. Keika persediaan kelapa terhenti karena mogok kerja yang dilakukan para pekerja, Ricardo Garcia mendapay ide dengan memutuskan memindahkan bahan-bahan dari Coco-Loco kedalam buah nanas (ternyata serikat pemotong nanas tidak ikut mogok kerja seperti yang sedang terjadi di kota mereka). Setelah rasa kelapa dan Rum meresap dengan rasa manis asam dari bubur nanas, maka lahirlah Pina Colada.


Popularitas

Koktail yang terkenal di Puerto Rico sejak tahun 1976 ini, dan menjadi lebih terkenal setelah Rupert Holmes mengeluarkan lagunya yang berjudul "Escape" yang kemudian umun dikenal sebagai "The Pina Colada Song".


Cara Membuat

Ada banyak resep untuk membuat Pina Colada teteapi ada satu resep yang tertulis dalam buku Jose L. Diaz De Villegas yang menjadi resep asli yang dibuat oleh Monchito. Resep itu adalah sebagai berikut:

  • 3 ounces of coconut cream
  • 6 ounces of pineapple juice
  • 1 1/2 of white rum
  • Blender or shaker whit crushed ice until smooth
  • Pour into chilled glass
  • Garnish with pineapple wedge and/or a maraschino cherry.


Variasi

Proporsi yang berbeda juga bisa digunakan. Sebagai contoh, 1 bagian Rum, 1/2 bagian jus nanas, dan krim kelapa. Selain itu juga bisa menggunakan Black Rum.

  • Virgin Pina Colada or piñita colada -- tidak menggunakan Rum.
  • King Henry or Chi Chi -- mengganti Rum dengan Vodka.
  • Miami Vice -- 1/2 strawberry Daiquiri dituangkan diatas Pina Colada (masing-masing dibekukan dan tidak dicampur bersama).

Tuesday, 19 April 2011

Jagertee

Jagertee adalah minuman beralkohol yang dibuat dari campuran Rum di atasnya dan teh hitam. Jagertee disajikan hangat dan biasanya dikonsumsi selama musim dingin di daerah dingin di Eropa Tengah.

Meskipun Jagertee mudah dibuat di rumah, Jagertee yang siap pakai yang mengandung gula dan rempah-rempah di jual di toko-toko. Rum Austrian Stroh adalah yang sering digunakan untuk membuat Jagertee; merek ini juga memproduksi berbagai jenis Jagertee siap pakai.

Jagertee telah menjadi minuman Apres-ski populer, terutama dikalangan wisatawan di Alpen, dimana telah menyebabkan kecelakaan serius ketika mengambil Avant-ski.


Etimologi

Nama Jagertee (Jagatee atau Jägertee) berasal dari pengucapan Austro-Bavaria yakni kata Jager yang artinya pemburu dan Tee yang artinya teh. Menurut EC, Peraturan 110/2008 lampiran III, No.32, penamaan tersebut digunakan untuk Protected Designation of Origin (perlindungan yang menunjukan darimana minuman itu berasal) yang diberikan untuk minuman yang dibuat di Austria. Oleh karena itu, jenis buatan Jerman dijual dengan nama seperti Huttentee ( "Hut Tea") atau Forstertee ("Ranger's Tea"). Jagertee juga dijual dengan nama Grog di Republik Ceko dan Slivakia. Di beberapa tempat di pedesaan juga menyediakan jenis minuman ini yang disebut dengan Wilderertee ("Poacher's Tea/teh pemburu), yang bahkan rasanya lebih kuat.