Showing posts with label Bir. Show all posts
Showing posts with label Bir. Show all posts

Friday, 7 March 2014

Dieu du Ciel Péché Mortel


Péché Mortel yang berarti “Mortal Sin” dibuat oleh rumah distilasi Dieu du Ciel sangat terkenal dengan aroma roasted flavours. Warna hitam dalam bir ini dihasilkan dari biji kopi yang ikut direndam dalam ketel distilasi. Tekstur yang dihasilkan pun begitu dominan dengan rasa yang lebih menggigit dan sangat kuat dengan sensasi rasa kopi. Péché Mortel memang bir yang dibuat untuk menonjolkan eksklusifitas rasa dan para pecinta bir di Kanada tahu betul apa yang menjadi ciri khas bir ini. Dengan kandungan alkohol yang terbilang cukup tinggi, Péché Mortel juga menyimpan perjalanan historis sebagai minuman yang bersejarah. Sejak zaman kekuasaan Tsar di Rusia, bir ini pada waktu itu diekspor dari Inggris ke Rusia. Beberapa fakta menyebutkan, bir ini dibuat khusus untuk Tsar karena menyukai cita rasa bir yang didominasi rasa kopi ini. Bir ini memiliki kadar alkohol sebesar 9.50 %


Source : www.talkmen.com

Bells Hopslam



Bir ini adalah salah satu bir yang paling dicari di Amerika Serikat. Apa kelebihannya? Tentu saja, karena bir yang diproduksi oleh Bells Brewery ini memiliki resep unik dibandingkan bir lainnya. Dalam proses pembuatannya, Bells Hopslam ditambahkan enam jenis buah hop yang berbeda saat dimasukkan ke dalam ketel distilasi. Salah satu jenis buah hop yang dimasukkan adalah jenis Simcoe. Sebab itulah bir ini menghasilkan tekstur buah hop yang begitu terasa di lidah. Bahkan, dalam Ratebeer.com dikatakan “Bell’s Hopslam Ale possesses the most complex hopping schedule in the Bell’s repetoire”. Selain itu, Bells Hopslam juga memiliki sentuhan rasa grapefruit, stone fuit, dan sedikit aroma floral saat disajikan.


Source:
 http://www.talkmen.com

The Westvleteren Brewery XII



The Westvleteren Brewery merupakan rumah distilasi yang telah berdiri sejak 1838 di bawah naungan Trappist Abbey of Saint Sixtus of Westvleteren di Belgia. Para penggemar bir di dunia umumnya mengenal bir ini dengan sebutan Westvleteren, sesuai dengan nama rumah distilasi dan bir yang dihasilkannya. Rumah distilasi Westvleteren dikenal baik dengan reputasinya sebagai penghasil bir yang sangat menjaga kualitas dan tekstur rasa yang khas. Oleh sebab itu, jangan heran jika sulit untuk mencari bir ini karena memang tidak dijual secara luas melainkan hanya dipasarkan dalam jumlah yang sangat sedikit. Bir ini memiliki tekstur rasa yang begitu kuat dari fermentasi buah-buahan pekat. Proses perendaman yang dilakukan secara bertahun-tahun membuat aroma alkohol tergantikan oleh aroma manis dari buah-buahan.

Bir ini hanya tersedia di biara St. Sixtus, Belgia. Bir yang sangat sulit didapatkan ini kini dipasarkan secara terbatas di Amerika Serikat.

Bir Westvleteren XII diproduksi oleh biarawan Trappist di Belgia. Untuk membeli bir ini harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Tapi, jangan banyak berharap karena penjualan bir ini sangat dibatasi. Mereka hanya memproduksi sekitar 3.800 barrel setiap tahunnya sejak tahun 1945.

Karena itu penjualan sampai ke Amerika Serikat sempat mengundang pertanyaan dari masyarakat dunia. Ternyata ini karena biara St. Sixtus butuh renovasi dan kehidupan para 21 biarawan yang tidak memungkinkan untuk menghasilkan uang membuat mereka mengambil keputusan untuk menjual sedikit bir berharga mereka ke negara lain.

Mulai dari hari Rabu (12/12/2012), edisi terbatas bir ini dijual terbatas di beberapa wilayah Amerika Serikat. Bir ini hadir dalam kemasan gift box yang terdiri dari enam bir dengan isi 33cl dan dua gelas spesial. Satu gift box ini dihargai sekitar Rp 819.000.

Kehadiran bir langka di Amerika Serikat ini mengundang respon positif. Beberapa tempat yang menyediakan bir langka tersebut kewalahan dengan banyaknya permintaan yang datang.

Beer Table Pantry adalah salah satu tempat yang menyediakan Westvleteren XII di New York.



Source : 
food.detik.com
http://www.talkmen.com

Friday, 21 February 2014

Aomori Garlic Black Beer




Bir ini dirilis oleh sebuah perusahaan minuman di Jepang dan diberi nama Aomori Garlic Black Beer. Sesuai dengan namanya, bir ini memang sebuah bir yang memiliki rasa bawang putih hitam. 
Bawang putih hitam adalah sebuah fermentasi dari bawang putih yang ditaruh di dalam ruang panas dalam jangka waktu panjang seperti yang dilansir oleh Merdeka.com (28/10). Fermentasi ini membuat bawang putih berubah warna menjadi hitam. 

Namun citarasa bawang putih ini ternyata tidak seburuk penampilannya. Bawang putih hitam punya cita rasa yang unik dan dapat melezatkan masakan. Kandungan antioksidan dalam bawang putih ini juga lebih banyak daripada bawang putih biasa.
Sebagaimana dilansir rocketnews24, Aomori Garlic Black Beer ini punya cita rasa yang berbeda dengan produk bir hitam pada umumnya. Ketika diminum, rasa pedas dari bawang putih hitam akan terasa sangat kuat di lidah.
Karena itu sebuah perusahaan mengkombinasikan citarasa bawang ini dengan rasa bir. Rasa pedas dari bawang putih hitam akan terasa sangat kuat di lidah ketika Anda meminum bir ini. Untuk menikmatinya, Anda perlu membayar sekitar 630 yen atau sekitar Rp 71.283 per botol.

Source : www.vemale.com