Monday, 25 April 2011

Chambord

Chambord Black Raspberry Liqueur diilhami dari Raspberry Liqueur yang diproduksi di Lembah Loire di Perancis pada akhir abad ke-17. Minuman keras itu (Liqueur) dikatakan telah diperkenalkan kepada Louis XIV dalam salah satu kunjungannya ke Château de Chambord. Pada waktu itu Liqueur dan Cognac umum dikonsumsi dengan makanan yang mewah.

Chambord terbuat dari Raspberries, Blackberries, Madagascar Vanilla, kulit jeruk Maroko, madu dan Cognac untuk menciptakan Liqueur Black Raspberry yang alami.

Chambord dibuat di sebuah tempat tradisional Loire Valley Chateau, dengan menggunakan bahan-bahan yang alami. Semua Raspberries dan Blackberries direndam dalam minuman Spirit Perancis selama beberapa minggu untuk mendapatkan infusi yang kaya buah. Proses infusi ini menghasilkan rasa Raspberry yang alami dan aroma yang berbeda.

Setelah infuse diekstraksi, lapisan kedua dari minuman Spirit ditambahkan kedalam buah dan dibiarkan selama beberapa minggu. Setelah infuse kedua ini selesai, sisa buahnya ditekan untuk memperoleh gula alami dan jus buahnya. Spirit buah Infusi dan jus dari hasil penekanan tersebut kemudian digabungkan, dan akhirnya, infuse Berry menyatu dengan campuran Cognac dan ekstrak vanili alami, Black Raspberry, kulit jeruk, masu dan bumbu serta rempah lainnya, Liqueur ini mengandung kadar alcohol sebesar 16.5% ABV.

Chambord dikemas dalam botol yang bulat. Sampai pertengahan 2010, botol plastik dengan huruf emas metalik disekitar tengahnya, digunakan, dan sebuah mahkota di atas tutupnya. Model botol dibuat setelah Globus Cruciger, yang mencerminkan hubungan kerajaan Chambord. Botol itu didesain ulang pada debutnya di pasaran Amerika Serikat pada musim panas 2010, dengan modifikasi pada tutupnya, sabuk dan elemen lain untuk menarik khalayak kontemporer. Desing ulang untuk botol Liquer semakin dilengkapi dengan perluasan produk pertama Chambord dengan rasa Vodka.

Minuman yang umum dibuat dari Chambord diantaranya adalah termasuk Raspberry Margarita, French Manhattan, Butler Miller (Chambord Vodka Gimlet), Kir Imperial, (Chambord and Champagne), Chambord Daiquiri, Chambord Royal Spritzler, Little Purple Man, The Purple Hoter Shooter, Sour Grapes, Black Opal, Peanut Butter and Jelly (Frangelico atau Castries Peanut Cream), Grape Crush, French Martini which started the ‘Cocktail as a Martini’ craze, “The Blood of Christ”.

Sangat direkomendasikan bahwa setelah botol dibuka maka Chambord harus dikonsumsi dalam waktu enam bulan agar rasanya optimal.

No comments:

Post a Comment