Wednesday, 20 April 2011

Piña Colada

Pina Colada adalah sejenis Cocktail berbahan dasar Rum manis yang dibuat dari Rum, krim kelapa dan jus nanas, biasanya disajikan dengan cara dikocok atau diaduk dengan es. Pina Colada bisa diberi hiasan dengan irisan buah nanas atau ceri ataupun keduanya. Pina Colada telah menjadi minuman keras resmi Puerto Rico sejak tahun 1978.


Asal

Pina Colada diperkenalkan pada 16 Agustus 1954 di Bar Caribe Hilton's Beachcomber di San Juan, Puerto Rico yang diduga diciptakan oleh Ramon "Monchito" Marrero. Tampaknya, manajemen hotel dengan cepat meminta Monchito untuk membuat minuman jenis baru yang akan memenuhi selera pelanggan. Monchito meneriman tantangan itu, dan setelah secara intens selama tiga bulan, mencampur, mengocok dan bereksperimen, akhirnya Pina Colada pertama pun lahir. Cerita ini lebih masuk akal karena Pina Colada mengandung Krim kelapa sebagai bahan utamanya, dan krim kelapa "Coco Lopez" (yang menjadi pelopor) ditemukan pada tahun 1954 di University of Puerto Rico oleh Ramon Lopez Irizarry. Cerita ini dikonfirmasi oleh Jose L. Diaz De Villegas dalam bukunya "Puerto Rico La Gran Cocina Del Caribe"

Cerita Lainnya

Ceritanya berawal pada tahun 1800-an, Seorang bajak laut Puerto Rico, Roberto Cofresi (alias "El Pirata Cofresi), untuk meningkatkan moral anak buahnya dia memberi mereka minuman beralkohol atau koktail yang mengandung kelapa, nanas, dan rum putih. Yang kemudian dikenal sebagai Pina Colada. Dengan kematiaannya pada tahun 1825, resep Pina Colada pun menghilang.

Barrachina, sebuah restoran di Puerto Rico, juga mengklaim sebagai tempat lahirnya Pina Colada. bahkan restoran itu membuat sebuah tanda peringatan seperti piagam. Cerita menurut versi ini adalah sebagai berikut:

In 1963, on a trip to South America Mr Barrachina met another popular Spaniard and bartender Mr. Ramon Portas Mingot. Don Ramon has worked with the best places in Buenos Aires and associated with 'Papillon' the most luxurious bar in Carcao and was also recognized for his cocktail recipe books. Pepe Barrachina and Don Ramon developed a great relationship. While working as the main bartender at Barrachina (a restaurant in Puerto Rico), Ramon mixed pineapple juice, coconut cream, condensed milk and ice in a blender, creating a delicious and refreshing drink, known today as the Piña Colada.


Refernsi tua yang ada pada New York Times untuk minuman yang disebut Pina Colada yang mengandung Rum, krim kelapa dan jus nanas, muncul pada edisi 16 April 1950, yang menyatakan bahwa:

Drinks in the West Indies range from Martinique's famous rum punch to Cuba's pina [sic] colada (dark rum, pineapple chunks and coconut milk). Key West has a variety of lime swizzles and punches, and Grenadians use nutmeg in their rum drinks.


Referensi awal yang diketahui untuk minuman khusus yang disebut Pina Colada dari majalah Travel muncul pada edisi 1922, yang menyebutkan bahwa:

But best of all is a piña colada, the juice of a perfectly ripe pineapple—a delicious drink in itself—rapidly shaken up with ice, sugar, lime and Bacardi rum in delicate proportions. What could be more luscious, more mellow and more fragrant?

Kutipan diatas menggambarkan minuman tanpa kelapa, Pina Colada yang asli hanya mengandung jus nanas segar yang disajikan dengan disaring (Colada) atau pun tanpa disaring (Sin Solar). Kemudian ini berkembang menjadi minuman dari Rum, yang akhirnya berubah menjadi muniman yang kita kenal sekarang.

Pegawai Hilton kelahiran Barcelona Ricardo Garcia mengklaim telah menemukan minuman itu secara tak sengaja pada tahun 1954. Rumor yang beredar mengatakan bahwa ketika Garcia bekerja di Caribea Hilton di San Juan de Puerto Rico, serikat para pemotong kelapa memutuskan untuk mogok kerja. Hingga saat itu, minuman Puerto Rico yang menjadi pilihan populer adalah Coco-Loco, campuran dari santan, Rum dan krim kelapa yang disajikan di dalam batok kelapa segar. Keika persediaan kelapa terhenti karena mogok kerja yang dilakukan para pekerja, Ricardo Garcia mendapay ide dengan memutuskan memindahkan bahan-bahan dari Coco-Loco kedalam buah nanas (ternyata serikat pemotong nanas tidak ikut mogok kerja seperti yang sedang terjadi di kota mereka). Setelah rasa kelapa dan Rum meresap dengan rasa manis asam dari bubur nanas, maka lahirlah Pina Colada.


Popularitas

Koktail yang terkenal di Puerto Rico sejak tahun 1976 ini, dan menjadi lebih terkenal setelah Rupert Holmes mengeluarkan lagunya yang berjudul "Escape" yang kemudian umun dikenal sebagai "The Pina Colada Song".


Cara Membuat

Ada banyak resep untuk membuat Pina Colada teteapi ada satu resep yang tertulis dalam buku Jose L. Diaz De Villegas yang menjadi resep asli yang dibuat oleh Monchito. Resep itu adalah sebagai berikut:

  • 3 ounces of coconut cream
  • 6 ounces of pineapple juice
  • 1 1/2 of white rum
  • Blender or shaker whit crushed ice until smooth
  • Pour into chilled glass
  • Garnish with pineapple wedge and/or a maraschino cherry.


Variasi

Proporsi yang berbeda juga bisa digunakan. Sebagai contoh, 1 bagian Rum, 1/2 bagian jus nanas, dan krim kelapa. Selain itu juga bisa menggunakan Black Rum.

  • Virgin Pina Colada or piñita colada -- tidak menggunakan Rum.
  • King Henry or Chi Chi -- mengganti Rum dengan Vodka.
  • Miami Vice -- 1/2 strawberry Daiquiri dituangkan diatas Pina Colada (masing-masing dibekukan dan tidak dicampur bersama).

No comments:

Post a Comment